English Premier League 2007/2008
Bagi Anda penggemar English Premier League (EPL) seperti saya, bersiaplah kecewa malam minggu besok. Karena saat Anda memutar Trans7 di televisi dengan harapan menikmati pertandingan “segar” di awal musim, Anda tidak lagi mendapati lapangan hijau mulus, tidak lagi mendengar suara teriakan termasuk tepuk tangan khas penonton sepakbola di Inggris. Lalu mungkin Anda mulai berpikir apakah Anda salah melihat jadwal, atau Anda sudah lupa hari apa saat itu? Ternyata tidak kedua-duanya. Ya, Trans7 sudah tidak meneruskan siaran EPLnya lagi dan beralih menyiarkan Serie-A Liga Italia. Lalu siapa yang kini menyiarkan EPL? Jawaban yang sudah pasti adalah Astro. Tapi, tentu saja ini berarti EPL menjadi tidak enak (nggak gratisss!). Karena Astro adalah jasa televisi berlangganan. Bahkan, rumor yang beredar menyebutkan kemungkinan memang hanya Astro saja (yang berhak menyiarkan), dan tidak untuk televisi berlangganan lainnya seperti Indovision, Kabelvision, dan “vision-vision” lainnya. Padahal saya sudah merencanakan untuk menumpang nonton di tempat teman yang berlangganan salah satu “vision” tersebut.
Nah, kalau begini barulah terasa nikmatnya di negeri kita Indonesia, yang masih bisa menonton siaran-siaran mahal dengan gratis. Siaran langsung sepakbola seperti Liga Eropa (Liga Inggris, Liga Italia, Liga Jerman, Liga Champions), kompetisi antar negara (Piala Dunia, Piala Eropa, Piala Amerika) adalah contoh tontonan mahal yang di beberapa negara harus dikompensasi dengan sejumlah uang. Sementara kita di sini bisa menikmatinya dengan santai hampir di seluruh pelosok negeri yang luas ini. Pokoknya, thanks to perusahaan rokok deh, yang selalu menjadi sponsor utama siaran-siaran tersebut. Namun ternyata kemampuan tersebut pun ada batasnya. Tahun ini sepertinya EPL telah menjadi begitu mahal sehingga tidak ada lagi yang berminat menanggung biaya hak siarnya.
Memang, EPL (katanya) adalah liga termahal di dunia. Hak siar senilai 625 juta poundsterling (Rp 10,8 triliun) untuk tiga musim (2007/2008-2009/2010) -berarti sekitar Rp 3,6 triliun tiap musimnya, harus ditebus untuk menikmati EPL. Kalau dihitung lagi kasarnya, sepekan siaran EPL bakal menyedot uang sponsor sebanyak Rp 75 miliar. Bagi lagi dengan 7 hari: sponsor harus bayar sekitar Rp 10 miliar sehari! Melihat angka yang menakjubkan ini, pemikiran orang awam seperti saya sih sederhana: berarti sponsor harus mencari pendapatan lebih dari 10 miliar sehari untuk menutupinya. Hmmm…
Bagi saya sendiri, EPL sudah menjadi “pacar” yang wajib saya “apeli” di malam Minggu. Kalau ternyata sekarang sudah tidak bisa lagi, ya berarti mungkin ini saatnya untuk saya mencari “pacar” baru (yang “beneran”?
). Atau saya bisa berusaha untuk tetap setia dengan mengunjungi acara-acara nonton bareng gratis di kafe-kafe, atau mencari teman yang berlangganan Astro, atau marilah beramai-ramai meningkatkan pembelian rokok biar tahun depan EPL kembali ada
.
Sumber: detikBola Liga Inggris, Kompas Cyber Media
Filed under: Perihal | 18 Comments

Ahh seriusan jeng. Kalo km aja bilang kaya gitu, jgn salahin sy ya kalo mulai sekarang sy ngerokok. Djarumkan? Siplah…
gak yakin gw, espn dan star sports kan ada di vision-vision lainnya
astro kan bisnisnya sama aja kayak vision-vision lainnya
kecuali vision-vision lainnya gak boleh nayangin espn/star sports
wen, bukannya liga inggris pindah ke lativi ya ?
wew…
iya gitu?…
bukannya ditayangin sama StarSports ato ESPN?…
ato dua”nya haknya diambil sama astro?…
Masa iya Astro bisa menjadi pemegang hak siar Star Sports dan ESPN? Kaya banget tuh…
hehehe .. ternyata gw salah liat iklan wen ..
kata adek gw siy, lativi emang iklanin EPL, tapi isinya bukan ditayangin di lativi …
@amudi dan zakka:
Kabarnya sih mud si astro itu punya hak eksklusif di Indonesia, jadi si ESPN itu tetep nyiarin buat Asia Pasifik seperti tahun-tahun sebelumnya, cuma kalo udah jam tayang pertandingan, khusus Indonesia bakal diganti ama siaran lain. Jadi beneran buat nonton kita harus makai astro.
So, gw harus cari kerjaan baru di malam minggu.
katanya si unggul mo ngajak urunan anak2.. 200rebo per bulan gitu de..
Nah, partai pertama dah lewat; nggak ada kan di “vision-vision” lain?
Trims Brahm buat tanggapannya…
@Widya
Wah Wid, kalo Lativi sanggup nyiarin EPL mah… gw rasa Lativi dah jadi TV swasta papan atas
@def
Boleh tuh… jadi acara tetap aja malam minggu dan malam senin: Nonton bareng EPL!
Ah, tapi ntar rebutan lagi sama nonton Liga Italia…
Pokoknya gue kecewa berat sama astro, coba elo pikirin baru baru gue pindah rumah and terus gue pasang indovision dengan maksud ingin nonton team kesayangan gue eh malah nggak ada + nggak ada penjelasan dari indovision lg. pas pasang astro eh disuruh tunggu 5 hari (nasib2).
Yah, beberapa hari yang lalu gw ke BIP, trus disana ngeliat (dan ngelewat) stand Astro yang ada tipi gede nyiarin Chelsea – Birmingham. Trus penjaganya promosi: “mas, liga Inggris cuma ada di Astro lho..” hehe, gw jawab “ngga mas, sy nonton disini aja tiap minggu”. Mau nonton bareng gw?
Untuk TEG …
Hahahaha … bisa-bisanya elo. Tapi, wa dukung anda semua: SAY NO TO ASTRO!
Tiap kelurahan harus nayangin siaran langsung pertandingan EPL tiap pertandingan biar warganya bisa nonton bareng…
@ EPLboy : jangan say no to astro dong.. salah sendiri stasiun tivi kita atau vision2 yang lain ngga kuat bayaaar… >_< *pdhl gw ngga make astro juga atau berkepentingan whatsoever terhadap astro* hehe.. kmrn cuma abis ngobrolin ini sama pacar, tentang stasiun2 tv lokal yang men-somasi astro karena merasa adanya kecurangan persaingan usaha.. (dimana akhirnya ga terbukti sih..emang EPL mahils klo kata orang astro) say no to EPL brarti? hehe. mdg malam minggu karaokean aja mas..
Saya dari LATIVI.
Ternyata Lativi memang TV papan atas kan …:)
Tonton Lativi setiap Sabtu, jam 9 malam.
pasti bisa nemuin siaran langsung EPL:)
jadi iklannya di Lativi, memang pertandingannya juga di Lativi.
masih dikasih bonus : 4 klub Inggris + Liga Belanda + LA Galaxi.
salam EPL.
Finally the beginning of English Premier League. Will be exciting and unpredictably. With SkySportsHD1 we can watch recaps and highlights from all games.