Tidur

Ada yang bilang kebanyakan waktu kita hidup di dunia ini dihabiskan dengan tidur. Dan memang iya, kalau mengacu pada waktu yang optimal untuk tidur –8 jam sehari, berarti 1/3 hidup kita disia-siakan untuk tidak melakukan apapun (baca: tidur). Coba deh dihitung: kalau rata-rata umur manusia 60 tahun >> 1/3 * 60 = 20 >> seumur hidup, kita tidur selama 20 tahun!

Jadi, apakah kita menyia-nyiakan hidup kita (dengan tidur)?
Nggak juga kok. Di balik tidur itu sebenarnya giliran bagian tubuh kita yang lain yang bekerja keras melakukan tugasnya: pertumbuhan, regenerasi sel, pelepasan hormon. Bahkan saya pernah baca kalau saat tidurlah otak menyimpan ingatan jangka pendek menjadi lebih permanen. Ibarat recharging baterai, tidur itu perlu biar kita bisa terus melanjutkan hidup.

Tapi, tentu saja jangan kebanyakan tidur juga. Sesuatu yang berlebihan kan justru nggak baik. Teringat kata madam… Yin dan Yang. Seimbang. Tidur dan beraktivitas juga harus berimbang. Bagaimana perbandingan porsi tidur dan beraktivitas? Ya tergantung masing-masing. Ada orang yang cukup cuma tidur 3 jam sehari, tapi ada juga yang mesti lebih dari 7 jam. Sepertinya sih itu tergantung kebiasaan. Teman saya pernah bilang, kalau mau hidup sehat, yang penting teratur. Makan teratur, olahraga teratur, tidur juga teratur.

Bicara soal tidur, ada sisi lain yang sangat menarik dari tidur, yaitu mimpi. Mungkin ini salah satu kebaikan dari Tuhan. Dia mengganti waktu hidup yang dipakai untuk tidur dengan “kehidupan yang lain”. Luar biasa…


About this entry