Bulan Dipenggal!

Ini cerita tentang bulan. Bulan penuh yang terpotong menjadi dua karena kata-kata gombal seorang lelaki. Rupanya ia sedang mabuk cinta pada kekasihnya. Bulan memang begitu rupawan malam itu. Lupa diri, dia bilang, “Andaikan bulan itu punyaku, maka akan kupotong dia menjadi dua. Setengah ‘kan kuberikan untukmu, setengahnya lagi kubiarkan menggantung di atas sana”. Sambil mengacungkan pisaunya ke arah bulan, si lelaki menggerakan tangannya bagai mengiris bulan. Dan begitu saja, bulan benar-benar terpotong. Setengahnya jatuh melayang dan mendarat entah di bumi bagian mana. Sementara setengahnya terkatung-katung di udara, menyisakan tanda tanya dan keheranan luar biasa.

Tapi hari berlalu saja, seperti biasanya. Tak ada duka, tak ada rasa kehilangan. Orang-orang sibuk dengan pekerjaan, dengan pelajaran, dengan tetek-bengek kehidupan. Orang-orang melupakan. Apa lagi yang bisa saya katakan?


About this entry